Apakah Puasa Bisa Bikin Turun Berat Badan?

Bulan ini kita memasuki bulan Ramadhan, dan selama 1 bulan penuh, umat Islam akan menjalankan ibadah puasa.

Di artikel kali ini, kita akan membahas beberapa pertanyaan yang berhubungan dengan turun berat badan, khususnya di bulan puasa / saat kita menjalankan puasa.

Banyak orang meyakini kalau misalnya kita berpuasa, kita pasti turun berat badan.

Pertanyaannya, kenapa pas bulan puasa ada juga orang yang naik berat badan? Apakah betul puasa bisa bikin turun berat badan?

Sebelum lebih jauh, kita akan membahas manfaat dari puasa.

Apa manfaat berpuasa?

  1. Mengontrol kadar gula dalam darah
  2. Bisa mengurangi inflamasi / Peradangan di badan kita
  3. Memperbaiki tekanan darah dan tingkat kolesterol
  4. Bisa meningkatkan fungsi otak
  5. Meningkatkan growth hormone
  6. Memperlambat penuaan / aging.

Jadi pada dasarnya, banyak manfaat kalau kita berpuasa.

Tapi apakah puasa bisa bikin turun berat badan?

Penurunan berat badan pada dasarnya adalah konsep dari yang namanya defisit kalori.

Arti dari defisit kalori adalah kita mengkonsumsi kalori lebih kecil dari makanan dan minuman, daripada energi yang dikeluarkan badan kita.

Kebanyakan orang ngira, kalau yang namanya defisit kalori itu artinya mereka harus ngitung2 kalori pakai aplikasi, dan ini kurang tepat. Defisit kalori gak sama dengan ngitung kalori.

Defisit kalori adalah konsep dasar. Untuk mencapai defisit kalori banyak metode yang bisa kita kerjakan. Salah satunya adalah dengan berpuasa.

Ngitung kalori pakai aplikasi cuma salah satu metode untuk  mencapai defisit kalori.

Kenapa orang bisa turun berat badan pada saat puasa? 

Karena waktu makan yang terbatas, pada dasarnya banyak orang yang secara nggak sadar, mengkonsumsi kalori lebih sedikit dibanding yang mereka biasa makan sehari-hari, tanpa harus ngitung kalori.

Dan karena jumlah kalori yang masuk lebih kecil pada saat bulan puasa, itu adalah sebab kenapa mereka bisa turun berat badan.

Kenapa pas lagi bulan puasa malah ada yang naik berat badan?

Pada dasarnya kenaikan berat badan itu adalah karena kelebihan kalori secara konsisten. Dan ini juga bisa terjadi di bulan puasa.

Di bulan puasa secara nggak sadar, ada juga banyak orang yang konsisten kelebihan kalori.

Contohnya mereka yang selalu buka puasa makan makanan yang berkalori tinggi seperti makan banyak gorengan, makanan / minuman manis, dan yang sering ada acara bukber, dimana kita tau, kalau udah acara bareng sama keluarga / teman, kita biasanya gak mikirin apakah yang kita makan berlebihan atau nggak.

Dan kalau kelebihan kalori ini dterjadi secara konsisten selama satu bulan, kita juga bisa malah jadi tambah gemuk di bulan puasa.

Kenapa banyak orang yang turun saat bulan puasa, setelah selesai puasa mereka naik lagi beratnya?

Berdasarkan penelitian, sebagian besar orang yang turun berat badan saat bulan puasa, naik lagi berat badannya setelah selesai puasa.

Ada beberapa sebabnya.

Yang paling umum adalah karena mereka mengkonsumsi kalori terlalu rendah.

Karena jam makan yang terbatas, akhirnya mereka mengkonsumsi kalori terlalu rendah dan kekurangan nutrisi.

Meskipun mereka bisa turun berat badan, tapi terjadi juga penurunan massa otot.

Saat masa otot kita turun, metabolisme kita juga jadi lebih lambat. Kalo metabolisma kita melambat, badan kita pada akhirnya membakar kalori lebih sedikit dari sebelumnya.

Ini juga bisa mengarahkan kita ke balas dendam. Setelah puasa kita akan cenderung makan lebih banyak dari yang seharusnya, dan akhirnya kembali balik lagi ke berat badan sebelum puasa.

Penurunan massa otot ini juga bisa diperburuk, kalau kita selalu konsisten kurang tidur.

Apa yang bisa kamu kerjain supaya kamu bisa turun berat badan dengan sehat, dan bisa mempertahankan massa otot selama bulan puasa?

Yang paling penting adalah kamu perlu mengkonsumsi nutrisi dengan jumlah yang tepat.

Kebutuhan gizi / nutrisi kita di bulan puasa pada dasarnya adalah sama kayak kebutuhan gizi kita kalo misalnya lagi nggak puasa.

Kita perlu karbohidrat yang sehat, protein, lemak sehat, vitamin, mineral dan phytonutrient.
Dan kita perlu memenuhi semua ini di saat sahur, buka puasa dan makan malam.

Selain itu kita juga perlu cukup minum air putih.

Pastiin kamu lebih banyak mengkonsumsi karbohidrat yang sehat dari whole grain, legume, buah, sayur, lean protein (protein yg rendah lemak), dan lemak sehat seperti dari alpukat, chia, almond, dll.

Tantangannya adalah, kita memiliki waktu yang terbatas buat mengkonsumsi itu semuanya.

Minimalisir juga makanan yang digoreng deep fried, dan makanan yang tinggi gula..

Yang terakhir, kamu juga perlu belajar buat tidur lebih awal, supaya kamu bisa tidur cukup minimal 7 jam. Karena kurang tidur adalah salah satu penyebab utama penurunan massa otot.

Nah, kamu biasanya kalo lagi bulan puasa turun berat badan atau malah naik berat badan?

Untuk Personal Coaching / Bimbingan Khusus (Not Free),

Anda bisa mengisi survey awal kebiasaan makan di link dibawah ini.

Saya akan meng-evaluasi dulu, supaya bisa memberikan pola yang tepat.

Klik disini -> Survey Kebiasaan Makan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *